Komik

Asterix dan putri rahazade

Asterix dan putri rahazade

Memuat dokumen PDF...

Di banyak perkumpulan biasanya ada satu orang yang kehadirannya ditanggung bersama-sama. Di desa Galia, orang itu bernama Assurancetourix (Cacofonix), sang penyanyi. Setiap kali ia membuka mulut untuk bernyanyi, suaranya yang melengking secara ajaib membuat langit menjadi gelap dan hujan turun deras. Suara yang seharusnya menghibur malah dianggap musibah. Kasihan sekali.

Tetapi bagaimana kalau musibah itu justru sedang dicari-cari orang?

Suatu hari seorang Fakir bernama Watziznehm jatuh dari langit, lengkap dengan permadani terbangnya. Ia terganggu oleh hujan yang ditimbulkan nyanyian Assurancetourix. Dari situlah cerita bergulir. Fakir itu datang dari sebuah kerajaan di India, di lembah Sungai Gangga, yang sedang dilanda kekeringan parah. Ia mencari Galia karena mendengar desas-desus bahwa di sana ada seorang pria yang nyanyiannya dapat mendatangkan hujan. Taruhannya bukan main-main. Jika hujan tidak turun dalam 1001 jam, sebuah angka yang jelas berkedip ke arah kisah 1001 Malam, maka Putri Rahazade (Orinjade), putri Rajah Wotzit, harus dikorbankan kepada para dewa.

Kekeringan itu ternyata bukan sekadar nasib. Ia bagian dari rencana jahat Wazir Agung Hoodunnit yang ambisius: menyingkirkan sang putri supaya takhta Rajah jatuh ke tangannya. Politik memang bisa lebih kering daripada musim kemarau.

Maka berangkatlah Assurancetourix, yang untuk pertama kalinya merasa dihargai, ditemani Asterix dan Obelix, menaiki permadani terbang sang Fakir menuju Timur. Perjalanan jauh itu penuh masalah, dan salah satunya sederhana saja: Obelix terlalu berat untuk sebuah permadani terbang.

Sampai di India pun ujian belum selesai. Assurancetourix justru kehilangan suaranya. Mereka harus berjuang melawan Wazir Agung dan pasukannya demi menyelamatkan Rahazade dan mengembalikan suara sang penyanyi. Tepat di menit-menit terakhir batas waktu, suara itu kembali. Assurancetourix bernyanyi dengan suara yang begitu mengerikan sehingga hujan turun dengan derasnya, kaya udan salah mangsa. Sang putri selamat, konspirasi Wazir Agung tenggelam.

Yang membuat album ini terasa hangat, di sela parodi kisah 1001 Malam dan budaya India, adalah nasib si penyanyi: bakat yang bertahun-tahun dianggap kutukan ternyata menjadi jalan keselamatan. Berapa banyak Assurancetourix di sekitar kita? Ditertawakan, disingkirkan, padahal mungkin hanya sedang menunggu tempat yang tepat untuk bernyanyi.

← Post sebelumnya Bayi Asterix Post berikutnya → Asterix dan desa belah tengah