Komik

Bayi Asterix

Bayi Asterix

Memuat dokumen PDF...

Kisah bayi yang dititipkan kepada orang asing adalah kisah yang tua sekali. Musa dihanyutkan di sungai dalam sebuah keranjang. Bayi dalam album ini lebih praktis: suatu pagi ia diletakkan begitu saja di ambang pintu pondok Asterix.

Bayi laki-laki itu dibungkus kain mahal dan dihiasi perhiasan emas. Jelas ia berasal dari keluarga kaya dan terhormat. Tetapi siapa? Tidak ada yang tahu. Karena Asterix yang menemukannya, Asterix pula yang terpaksa mengambil peran sebagai pengasuh. Bayangkan: pendekar yang biasa menghajar legiun Romawi kini sibuk menimang bayi. Obelix, dengan sifatnya yang penyayang, malah segera jatuh cinta pada bayi itu dan menjaganya dengan sangat protektif.

Lalu terjadilah yang tidak boleh terjadi. Tanpa sengaja, bayi itu meminum Ramuan Ajaib yang ditinggalkan Panoramix di dekat pondok Asterix. Apa jadinya bayi dengan kekuatan super? Kekacauan yang lucu di seluruh desa, termasuk beberapa tentara Romawi yang berpatroli dibuat kalah oleh tangan mungil itu.

Di balik semua kelucuan itu ada bahaya sungguhan. Tentara Romawi yang dipimpin Marcus Junius Brutus, anak angkat Julius Caesar yang terkenal itu, mulai memburu si bayi. Rencananya licik: bayi itu akan dijadikan alat tawar-menawar untuk menggulingkan Caesar. Sebab kemudian terungkap bahwa bayi itu adalah putra Julius Caesar dan Cleopatra sendiri, yang diculik Brutus sebagai bagian dari rencananya merebut takhta.

Asterix dan Obelix pun harus melindungi bayi itu dari upaya penculikan Brutus dan pasukannya. Setelah serangkaian pertempuran dan pengejaran yang sengit, datanglah tamu yang tidak main-main: Cleopatra sendiri berlayar ke Galia dengan kapal perangnya yang mewah. Ia mengambil kembali putranya dari desa yang sudah berantakan, menghukum Brutus, dan berterima kasih kepada Asterix serta Obelix.

Album ini memperlihatkan sisi yang jarang kita lihat dari dua pendekar Galia: sisi penyayang. Aksi dan pertarungan melawan Romawi tetap ada, kali ini melawan salah satu musuh besar Caesar sendiri, tetapi yang tinggal di hati justru gambar Obelix yang menimang. Ternyata tangan yang paling keras pun bisa menjadi sangat lembut kalau yang digendong adalah seorang bayi.

← Post sebelumnya Asterix dan Panci Sup Bawang Post berikutnya → Asterix dan putri rahazade