Memuat dokumen PDF...
Memandang langit malam selalu menghadirkan tanya. Bagaimana jadinya kalau salah satu titik cahaya itu tiba-tiba jatuh ke arah kita? Album ini bermain dengan kengerian itu. Sebuah benda langit nyaris menabrak Bumi dan menimbulkan kepanikan besar. Sebagian pecahannya jatuh ke Samudra Arktik, dan para ilmuwan menduga meteorit itu mengandung logam yang belum dikenal.
Tintin dan Kapten Haddock ikut dalam ekspedisi ilmiah Eropa dengan kapal Aurora untuk menemukan batu angkasa itu lebih dulu. Lebih dulu dari siapa? Dari ekspedisi saingan yang didukung pihak-pihak berkepentingan dan tidak segan bermain curang. Pencarian pun berubah menjadi perlombaan menegangkan di laut kutub: adu cepat, adu akal, adu nyali.
Ada pula nuansa yang agak ganjil dan fantastis, sebab meteorit itu menimbulkan efek aneh pada makhluk hidup di sekitarnya. Singkatnya: Tintin dan Haddock ikut ekspedisi ke Arktik memburu meteorit misterius, lalu harus mengalahkan ekspedisi saingan dalam perlombaan menuju batu angkasa tersebut. Gramedia menerbitkan edisi Indonesianya dengan judul Petualangan Tintin: Bintang Misterius.