Memuat dokumen PDF...
Seberapa jauh kita mau berjalan untuk sahabat yang sudah dianggap mati oleh semua orang? Album ini menjawab: sampai Himalaya. Tintin mendapat firasat bahwa sahabatnya, Chang, masih hidup setelah pesawat yang terbang ke Eropa jatuh di Himalaya. Semua orang mengira Chang tewas. Tintin tidak. Firasatnya seperti nyala lilin kecil: gampang diragukan, susah dipadamkan. Ia berangkat bersama Kapten Haddock untuk mencarinya. Halaman resmi Tintin menyebut album ini kisah tentang persahabatan murni, tanpa penjahat seperti biasanya, dan tentang pencarian putus asa Tintin menemukan Chang.
Sepanjang jalan mereka menembus salju, tebing, badai, dan bahaya pegunungan Tibet. Di sinilah bedanya. Lawan utamanya bukan komplotan kriminal, melainkan alam, keputusasaan, dan prasangka terhadap Yeti. Situs resmi menekankan bahwa album ini menunjukkan bagaimana iman, harapan, dan persahabatan mengalahkan rintangan, dan bahwa prasangka terhadap Yeti lahir dari ketidaktahuan.
Jadi singkatnya: Tintin pergi ke Himalaya untuk menyelamatkan Chang yang diduga selamat dari kecelakaan pesawat, dan petualangan ini menjadi kisah persahabatan paling emosional dalam seri Tintin. Hampir tidak ada penjahat sama sekali di sini. Firasat satu orang mengalahkan kepastian banyak orang.