Memuat dokumen PDF...
Sebatang tongkat. Hanya sebatang tongkat, tetapi nasib satu kerajaan bergantung padanya. Orang Jawa mengenal hal serupa: raja tanpa pusaka dianggap kehilangan wahyunya. Semuanya bermula sangat sederhana. Tintin menemukan sebuah tas yang tertinggal di taman dan berniat mengembalikannya. Dari niat baik sekecil itu, ia malah terseret ke intrik politik di negeri fiktif Syldavia, ketika muncul rencana mencuri tongkat kerajaan Ottokar, lambang penting legitimasi raja. Jika tongkat itu hilang sebelum upacara resmi, kedudukan raja bisa runtuh dan kudeta jadi lebih mudah dijalankan.
Gramedia merangkumnya dengan manis: Tintin yang semula hanya ingin mengembalikan tas akhirnya terlibat dalam permainan politik dan ancaman kudeta terhadap seorang raja. Intinya, Tintin berusaha menggagalkan pencurian tongkat kerajaan Syldavia dan mencegah kudeta politik. Sumber lain edisi Indonesianya menyebutnya petualangan mengungkap misteri pencurian Tongkat Ottokar, benda wasiat raja Syldavia. Niat kecil, akibat besar.