Hobi

5 Fakta Menarik dalam Bulu Tangkis

Pernahkah bertanya-tanya dari mana nama badminton berasal? Saya sempat mengira itu istilah teknis. Ternyata bukan. Badminton adalah nama sebuah rumah. Badminton House, sebuah perkebunan di Inggris, tempat permainan modern ini mulai populer pada abad ke-19. Olahraga yang kita mainkan di gang kampung itu memanggul nama sebuah rumah bangsawan.

Permainannya sendiri jauh lebih tua. Sebelum bernama badminton, ia dikenal sebagai battledore and shuttlecock, permainan memukul kok yang sudah ada sejak abad ke-16 di Eropa dan Asia. Jadi ketika kita tepok bulu di halaman, kita sedang meneruskan permainan yang usianya sudah ratusan tahun.

Fakta kedua lebih mencengangkan. Kok yang ringan itu bisa melesat lebih dari 200 mph alias 322 km per jam ketika dipukul pemain profesional. Lebih cepat dari mobil balap di lintasan lurus. Guinness World Records mencatatnya: bulu tangkis adalah olahraga raket tercepat di dunia. Bagaimana mungkin benda seringan itu menyimpan kecepatan sebesar itu?

Meski setua itu, bulu tangkis baru resmi menjadi cabang Olimpiade pada tahun 1992 di Barcelona. Sejak itu ia menjelma menjadi salah satu cabang paling kompetitif dan paling ditunggu.

Dan siapa yang berjaya di sana? Asia. Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan. Pemain dari negara-negara inilah yang paling sering membawa pulang medali dari Olimpiade dan Kejuaraan Dunia. Permainan yang lahir di Eropa, tetapi rumah juaranya ada di benua kita.

Terakhir, soal lapangan. Ukurannya 20 x 44 kaki atau 6,1 x 13,4 meter untuk ganda, dan 17 x 44 kaki atau 5,2 x 13,4 meter untuk tunggal. Garis-garisnya harus kontras dengan lantai, biasanya putih atau kuning. Aturan kecil, tetapi tanpa garis yang jelas, dari mana kita tahu kok itu masuk atau keluar?

Sumber:

← Post sebelumnya Menanam sayuran dan herba di dalam rumah Post berikutnya → Panduan Menjaga Tanaman Agar Tetap Hidup saat Berlibur