Hobi

Cara Merawat Motor agar Tetap Awet dan Performa Prima

Saat berkendara, saya kadang terpikir betapa banyaknya bagian kecil yang sedang bekerja serentak di bawah jok: mesin berputar, oli mengalir, busi memercik, rantai menarik roda. Semuanya kompak tanpa kita perintah satu per satu. Lalu apa balasan kita untuk kerja keras itu? Sering hanya mengisi bensin dan pergi. Padahal motor mirip tubuh: yang rajin dirawat akan awet dan tetap prima, yang diabaikan pelan-pelan sakit tanpa bilang-bilang.

Rawat yang bergerak, bersihkan yang menempel

Pondasinya adalah perawatan rutin sesuai jadwal yang direkomendasikan pabrikan: mengganti oli mesin, mengecek sistem pengereman, membersihkan rantai. Oli itu ibarat darah bagi mesin, melumasi sekaligus mendinginkan komponen di dalamnya, maka gantilah secara teratur. Rantai pun jangan dilupakan. Ia penghubung antara mesin dan roda belakang, dan pelumasan teratur dengan pelumas berkualitas sesuai anjuran pabrikan akan mengurangi gesekan, mencegah keausan, dan memperpanjang umurnya.

Kebersihan juga bukan sekadar soal penampilan. Kotoran dan debu yang menumpuk bisa merusak komponen. Cukup cuci dengan air dan sabun lembut, lalu keringkan dengan lap. Sederhana, seperti memandikan anak sendiri.

Perhatikan yang sering luput

Tekanan ban sering dianggap sepele, padahal tekanan yang tidak sesuai mengurangi performa dan keamanan berkendara. Periksalah rutin dan sesuaikan dengan spesifikasi pabrikan. Sekalian cek keseimbangan roda: roda yang seimbang dan terpasang benar membuat berkendara nyaman dan ban tidak cepat aus.

Di ruang mesin, ada tiga penjaga kecil yang mudah terlupakan. Busi yang aus menurunkan efisiensi dan performa mesin, jadi gantilah berkala. Filter udara yang kotor mempengaruhi kinerja mesin dan konsumsi bahan bakar; ia seperti hidung yang tersumbat, membuat mesin susah bernapas. Dan cairan pendingin menjaga suhu mesin tetap stabil, maka periksa dan ganti sesuai jadwal pabrikan supaya mesin tidak overheat.

Bahan bakarnya sendiri pun harus dijaga. Gunakan bahan bakar berkualitas sesuai spesifikasi pabrikan, karena bahan bakar yang buruk menurunkan performa dan bisa merusak sistem injeksi.

Keamanan dan kenyamanan

Rem adalah nyawa kedua di jalan. Periksa kampas rem, cairan rem, dan komponen lainnya secara teratur. Sistem listrik juga minta perhatian: baterai, lampu, pengapian. Diperiksa dan diganti bila perlu, kita terhindar dari motor yang susah dihidupkan atau lampu yang redup. Terakhir, komponen yang memang ditakdirkan aus, seperti kampas kopling, karet footstep, dan karet pegangan setir, gantilah secara teratur demi kenyamanan dan keamanan.

Dirawat, dibersihkan, diperiksa, diganti pada waktunya. Begitulah motor dijaga tetap awet dan prima. Dan bila menemui masalah yang di luar kemampuan, jangan gengsi berkonsultasi dengan mekanik. Mereka dokter spesialisnya.

Sumber tambahan:

RideApart (2019). 12 Essential Motorcycle Maintenance Tips. Diperoleh dari https://www.rideapart.com/features/246554/12-essential-motorcycle-maintenance-tips/
Motorcycle Habit (2020). 15 Tips to Make Your Motorcycle Last Longer. Diperoleh dari https://motorcyclehabit.com/15-tips-to-make-your-motorcycle-last-longer/

← Post sebelumnya Teknik Mindfulness: Bagaimana Mencapai Keharmonisan Pikiran... Post berikutnya → Tanaman Hias yang Dapat Dibudidayakan di Lingkungan Perkotaa...