Kata inspirasi berasal dari bahasa Latin, inspirare, yang berarti menghembuskan napas ke dalam. Menarik, bukan? Seolah ide bukan barang yang kita pabrikkan, melainkan napas yang dihembuskan ke dalam diri kita. Padahal kreativitas sendiri sederhana definisinya: kemampuan menghasilkan ide baru dan orisinal yang bisa dipakai dalam hidup sehari-hari. Masalahnya, hembusan itu sering tak kunjung datang. Dari mana ide unik itu harus dimulai?
Mulailah dari yang paling dekat: diri sendiri. Mengenal diri adalah langkah penting dalam meningkatkan kreativitas. Cari tahu minat dan bakat yang kita miliki, lalu jadikan itu bahan baku karya. Seperti tukang masak yang membuka kulkas dulu sebelum menulis menu: bahan paling orisinal biasanya sudah ada di dapur sendiri.
Setelah itu, pandanglah sekitar. Lingkungan kita penuh ide berserakan, menunggu dipungut. Diamati sungguh-sungguh, hal biasa di jalan, di pasar, di halaman rumah bisa menjadi benih karya kreatif. Jangan berhenti di situ. Berbincanglah dengan orang lain. Diskusi tentang sebuah ide atau topik sering membuka wawasan dan memicu gagasan baru yang tak muncul kalau dikunyah sendirian.
Ada juga jalan yang lebih menantang: mencoba hal baru. Ambillah risiko, kerjakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Canggung? Pasti. Tapi di wilayah yang belum dipetakan itulah ide segar bersembunyi. Sepanjang jalan, jagalah pikiran tetap terbuka. Terimalah ide-ide baru tanpa prasangka, jangan membatasi diri dengan pandangan sempit. Pikiran yang terkunci rapat tidak bisa dimasuki hembusan apa pun.
Kenali diri, amati sekitar, berbincang, coba yang baru, buka pikiran. Lima pintu sederhana. Kalau kelimanya terbuka, inspirasi punya banyak jalan untuk masuk.
Daftar Pustaka:
Csikszentmihalyi, Mihaly. (1996). Creativity: Flow and the Psychology of Discovery and Invention. HarperCollins Publishers.
Sawyer, R. Keith. (2012). Explaining Creativity: The Science of Human Innovation. Oxford University Press.
Amabile, Teresa M. (1996). Creativity in Context: Update to the Social Psychology of Creativity. Westview Press.
Sternberg, Robert J., & Lubart, Todd I. (1995). Defying the Crowd: Cultivating Creativity in a Culture of Conformity. Free Press.