Ada suara kecil yang muncul setiap kali kita hendak melangkah ke hal baru. Jangan, nanti gagal. Jangan, nanti ditertawakan. Rasa takut memang sering menjadi penghalang utama dalam menghadapi tantangan dan menggapai impian. Tetapi kabar baiknya, ia bisa diatasi. Bagaimana caranya?
Langkah pertama, kenali rasa takut Anda. Apa persisnya yang membuat Anda takut? Tuliskan, lalu analisis penyebabnya. Di dunia pemrograman, kesalahan tidak dijauhi; pesannya dibaca, sumbernya dicari, barulah diperbaiki. Rasa takut pun begitu. Begitu sumbernya dipahami, ia jauh lebih mudah dihadapi.
Kedua, jangan lari dari rasa takut. Menghindari masalah hanya membuat ketakutan semakin menghantui. Hadapilah dengan berani, dan Anda akan merasa lebih kuat setelah melaluinya. Bantu diri Anda dengan mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Alihkan perhatian dari segala hal buruk yang mungkin terjadi, dan fokuskan pada hasil yang diinginkan. Ingat, pikiran kita memiliki kekuatan besar dalam mengendalikan perasaan kita.
Lalu latihlah keberanian, sebab keberanian adalah keterampilan yang bisa diasah. Mulailah dengan tantangan kecil yang membuat Anda sedikit takut, kemudian tingkatkan levelnya secara bertahap, persis seperti naik level dalam sebuah permainan. Semakin sering Anda menghadapi rasa takut, semakin mudah Anda mengatasinya. Dan jangan berjalan sendirian. Teman, keluarga, atau rekan kerja bisa menjadi sumber motivasi dan dorongan; jangan ragu meminta bantuan dan berbagi perasaan Anda.
Yang terakhir, jangan lupa merayakan setiap keberhasilan dalam mengatasi rasa takut. Setiap langkah kecil yang berhasil Anda lalui adalah kemenangan yang patut diapresiasi. Dengan langkah-langkah ini, Anda akan semakin berani menghadapi tantangan dan menggapai impian. Percayalah, Anda lebih kuat dari rasa takut itu sendiri.
Sumber:
Jeffers, S. (2007). Feel the Fear and Do It Anyway. London: Vermilion.
Duhigg, C. (2016). The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business. New York: Random House.