Hobi

Mengurangi Stres dengan Teknik Pernapasan yang Benar

Napas adalah pekerjaan yang kita lakukan puluhan ribu kali sehari tanpa pernah diajari. Bayi baru lahir langsung bisa. Justru karena terlalu otomatis, kita jarang bertanya: bisakah napas dipakai dengan sengaja? Ternyata bisa, dan salah satu kegunaannya adalah mengusir stres, si musuh tak kasat mata yang datang kapan saja.

Mengapa napas bisa jadi kuncinya? Karena pernapasan yang benar membantu kita mengendalikan respons tubuh terhadap stres: otot yang tegang jadi lemas, detak jantung turun, produksi hormon kortisol berkurang. Orang Jawa menyebut menarik napas panjang saat lega dengan unjal ambegan. Tubuh rupanya sudah tahu resepnya sejak lama, kita tinggal memakainya dengan sadar. Berikut empat teknik yang bisa dicoba.

1. Pernapasan Perut

Ada nasihat lama: tarik napas dari perut, bukan dari dada. Itulah prinsip pernapasan perut, yang membantu mengurangi stres dengan meningkatkan suplai oksigen ke otak. Caranya sederhana. Duduk atau berbaring dengan nyaman, lalu tarik napas dalam-dalam melalui hidung sambil membiarkan perut mengembang perlahan, seperti balon yang diisi pelan-pelan. Tahan beberapa detik. Hembuskan melalui mulut sambil perlahan mengecilkan perut. Ulangi beberapa menit sampai terasa lebih rileks.

2. Pernapasan 4-7-8

Teknik ini memakai hitungan sebagai pegangan. Duduk tegak dan nyaman, letakkan ujung lidah di belakang gigi atas depan. Lalu tarik napas dalam-dalam selama 4 detik, tahan selama 7 detik, dan hembuskan dengan kuat selama 8 detik. Ulangi sampai 4 kali atau sampai merasa lebih tenang. Angka-angkanya terlihat sepele, tetapi justru hitungan itulah yang memaksa pikiran berhenti berlarian.

3. Pernapasan Box (Kotak)

Sesuai namanya, teknik ini mengikuti pola berbentuk kotak: empat sisi, empat hitungan sama panjang. Duduk tegak dan nyaman. Tarik napas selama 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4 detik, lalu jeda tanpa napas 4 detik. Bayangkan jari menelusuri sisi-sisi sebuah persegi. Ulangi beberapa kali sampai rileks.

4. Pernapasan Alternatif Hidung

Teknik ini berasal dari praktik yoga kuno dan terkenal ampuh meredakan stres. Duduk tegak dan nyaman. Tutup lubang hidung kanan dengan jari, tarik napas perlahan lewat hidung kiri. Lalu tutup yang kiri, hembuskan lewat hidung kanan. Tarik napas lewat hidung kanan, tutup, dan hembuskan lewat hidung kiri. Bergantian terus, seperti dua pintu yang dibuka satu per satu, selama beberapa menit.

Mana yang paling baik? Yang paling baik adalah yang dilakukan rutin. Sisihkan waktu sejenak setiap hari, maka kesehatan mental ikut terjaga dan hidup terasa lebih ringan. Dan tentu napas bukan obat tunggal. Kombinasikan dengan olahraga teratur, pola makan seimbang, dan tidur yang cukup, supaya stres berkurang dan kesehatan terjaga menyeluruh.

Sumber: Healthline

← Post sebelumnya Menjelajahi Kecantikan Alam: Mendapatkan Inspirasi dari Alam... Post berikutnya → Seni Plating: Tips dan Trik Menghidangkan Makanan Layaknya P...