Kata passion punya riwayat yang mengejutkan. Ia diambil dari bahasa Latin, passio, yang artinya penderitaan. Kok bisa, kata yang sekarang kita pakai untuk gairah hidup justru berakar pada derita? Mungkin karena keduanya memang berdekatan: passion adalah sesuatu yang kita cintai sedemikian rupa sampai kita rela berpayah-payah untuknya. Minat atau kegemaran yang dinikmati sepenuh hati, begitu definisinya. Masalahnya satu: menemukannya tidak selalu mudah.
Menemukan Passion yang Sesungguhnya
Dari mana memulai? Dari daftar sederhana. Tulislah hal-hal yang kamu sukai atau yang menarik untuk dicoba. Jangan malu mencoba hal baru, siapa tahu ada passion terpendam di dalamnya, seperti barang berharga yang tersimpan di laci yang jarang dibuka. Setelah minat itu ketemu, kembangkan bakat dan kemampuanmu di bidang tersebut. Ikuti kelas, ikut workshop, atau berlatih mandiri. Dan sesekali, beranilah mengambil risiko. Passion sering bersembunyi di luar zona nyaman, di tempat yang hanya bisa dicapai dengan sedikit nekat.
Membuat Mimpi Jadi Nyata
Menemukan passion baru setengah perjalanan. Setengah berikutnya: mewujudkannya. Mulailah dengan tujuan yang spesifik, terukur, dan realistis. Kalau passionmu fotografi, misalnya, tentukan jenis fotografi yang ingin dikuasai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Mimpi tanpa ukuran itu seperti alamat tanpa nomor rumah. Kita tahu jalannya, tapi tidak pernah sampai.
Dari tujuan lahirlah rencana. Susun langkah-langkahnya: belajar, mengumpulkan peralatan, sampai mempromosikan karya. Buat jadwal yang konsisten dan disiplinlah menjalankannya. Di tengah jalan pasti ada rintangan, dan di sinilah akar kata tadi terasa benar. Jangan patah semangat. Kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Tetap optimis, tetap gigih.
Jangan pula berjalan sendirian. Carilah orang-orang yang punya passion serupa atau yang mau mendukungmu. Kolaborasi membuka peluang baru dan memperluas jaringan. Dan yang terakhir, jangan pernah berhenti belajar. Pengetahuan dan keterampilan yang terus diasah akan membuat passionmu ikut bertumbuh.
Tak ada yang lebih memuaskan daripada menjalani hidup dengan passion dan melihat mimpi menjadi nyata. Jadi, apa lagi yang ditunggu? Temukan passionmu, dan nikmati kebahagiaan yang sesungguhnya.
Sumber: https://www.lifehack.org/articles/featured/how-to-find-your-passion.html, https://www.forbes.com/sites/forbescoachescouncil/2018/04/23/12-ways-to-turn-your-passion-into-a-full-time-gig/