Tanaman di halaman rumah selalu jujur. Lupa disiram sehari saja, daunnya langsung terkulai. Tubuh kita sebenarnya sama, hanya lebih pandai menyembunyikan layunya. Padahal siapa yang tak tahu betapa pentingnya air bagi kehidupan? Tubuh butuh hidrasi yang cukup untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Pertanyaannya, bagaimana cara menjaganya?
Mulailah dari target. Patokan umumnya delapan gelas sehari, atau sekitar dua liter. Tetapi kebutuhan tiap orang berbeda-beda, jadi sesuaikan dengan tubuhmu sendiri. Supaya target itu tercapai, bawalah botol minum ke mana pun pergi. Botol yang selalu di dekat tangan membuat kita terbiasa minum rutin sepanjang hari, tanpa perlu berpikir.
Jadwal juga membantu. Minumlah setiap bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, atau sebelum tidur. Kalau masih sering lupa juga, smartphone bisa jadi asisten: ada banyak aplikasi pengingat minum air yang rajin mengirim notifikasi sesuai jadwal yang kita atur. Lucu juga kalau dipikir, mesin yang mengingatkan manusia untuk minum. Tapi kenapa tidak?
Bosan dengan rasa air putih? Tambahkan irisan lemon, mentimun, atau buah lain ke dalamnya. Rasa dan aromanya membuat kita lebih semangat minum. Bila ingin variasi lain, pilih minuman sehat seperti teh hijau, jus buah tanpa tambahan gula, atau air kelapa. Yang perlu dihindari justru minuman tinggi gula, kafein, atau alkohol, sebab minuman semacam itu malah membuat tubuh dehidrasi. Aneh memang: ada minuman yang membuat haus.
Tubuh sendiri menyediakan alat ukurnya, gratis. Perhatikan warna urine. Terang atau hampir bening berarti hidrasi baik; lebih gelap berarti saatnya minum lagi. Jangan malu-malu memeriksanya, demi kesehatan sendiri. Dan satu kebiasaan lama yang perlu dikoreksi: menunggu haus baru minum. Haus itu bukan pengingat awal, melainkan alarm yang terlambat, tanda tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Minumlah rutin sepanjang hari meski belum merasa haus.
Hidrasi juga tidak melulu dari gelas. Buah dan sayur yang kaya air, seperti semangka, melon, mentimun, dan tomat, ikut memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Terakhir, sesuaikan dengan aktivitas dan cuaca. Saat berolahraga atau bekerja di hari yang panas, keringat keluar lebih banyak dan kebutuhan air pun meningkat.
Kiat-kiat sederhana ini besar akibatnya. Hidrasi yang cukup menjaga fungsi tubuh, menambah energi, mempertajam konsentrasi, bahkan memperbaiki mood. Air, ciptaan yang paling biasa itu, ternyata bekerja luar biasa di dalam diri kita. Jangan anggap remeh segelas air.
Sumber: Mayo Clinic (https://www.mayoclinic.org), Healthline (https://www.healthline.com)