Berbekal tiga perkamen Unicorn, Tintin dan Haddock menyelami laut memburu harta Rackham Merah, ditemani Profesor Lakmus yang tampil perdana dengan kapal selam hiunya.
[pdf url="https://www.dropbox.com/scl/fi/c4w81iv6yi23p4y9ihjlc/11_Rahasia-Kapal-Unicorn.pdf?rlkey=qcfu8j2w223tvejw1mms0z...
Meteorit misterius jatuh ke Samudra Arktik, dan Tintin ikut kapal Aurora dalam perlombaan menegangkan melawan ekspedisi saingan yang bermain curang.
Dari sebuah kaleng daging kepiting, Tintin membongkar jaringan penyelundup narkotika sekaligus bertemu Kapten Haddock untuk pertama kalinya.
Niat mengembalikan tas yang tertinggal menyeret Tintin ke intrik Syldavia: pencurian tongkat kerajaan Ottokar dan ancaman kudeta terhadap raja.
Cerita monster di Pulau Hitam ternyata pagar bagi komplotan pemalsu uang. Tintin menelusurinya dari Inggris ke Skotlandia sampai teror itu terbongkar.
Patung Arumbaya yang dikembalikan ke museum ternyata tiruan. Dari detail telinga yang berbeda, Tintin terseret sampai ke konflik politik dan ekonomi di Amerika Selatan.
Lotus Biru membawa Tintin ke Shanghai membongkar jaringan opium di tengah intrik politik zamannya. Lewat persahabatan dengan Chang, seri ini menemukan kematangannya.
Berniat berlibur, Tintin malah terseret jaringan penyelundupan narkotika dari Mesir sampai India. Di album keempat inilah Dupond dan Dupont muncul untuk pertama kalinya.
Petualangan kedua Tintin di Kongo Belgia: binatang liar, berlian, dan komplotan gangster, sekaligus potret pandangan kolonial 1930-an yang kini dibaca dengan mata kritis.